Nesiapost.com.Sulteng.Morowali – Ketua Masyarakat Cinta Mesjid Indonesia (MCMI) Provinsi Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid SH sekaligus Anggota Dewan Komisi V Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengatakan bahwa terbentuknya perhimpunan Nasional MCM Indonesia bukan untuk kepentingan politik, hal itu diungkapkan kepada nesiapost saat berkunjung di kediamannya di Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat, Rabu, (09/08).
“ Jadi saya tegaskan bahwa MCMI ini adalah sebuah perhimpunan non partisan tidak ada unsur politik didalam karena juga anggotanya dari segala warna, ” Ujarnya kepada nesiapost.
Oleh anwar Hafid keberadaan perhimpunan ini diwujudkan dapat menjadi wadah mempererat tali silaturahim. Hal ini juga sebagai pilar dakwah dalam memakmurkan dan mencintai mesjid terlebih dikalangan masyarakat sekitar.
” Jadi MCMI ini tidak terbatas, siapapun yang memilki kecintaan mahabal kepada mesjid maka silahkan bergabung disini, jadi kita tidak mungkin akan menjadikan ini alat politik karena di dalam itu berwarna warni ada partai lain juga ada kader partai didalam, ada dari pemerintah semua ada didalam, ”
” Sehingga kita sesuai dengan misi utama bahwa kehadiran MCMI itu justru salah satu misinya adalah mencegah jangan sampai mesjid itu dijadikan ruang politisasi, ” Ujar anwar Hafid pula. (RN/RT).











