Nesiapost.Com.Morowali.Sulteng – Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Torete Baharuddin S. mengatakan polemik penyaluran Dana PPM 2023 bukan menjadi tanggungjawabnya , hal tersebut disampaikan kepada nesiapost dalam klarifikasi pemberitaan sebelumnya, dimana dalam perjanjian yang dilaksanakan dikantor polsek Bungser terdapat tanda tangan atas pemerintah Desa Torete yang di wakili oleh BPD Desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Senin, (18/11).
” Makanya saya klarifikasi, saya bertandatangan atas kesepakatan perwakilan warga dipolsek setempat, untuk penyaluran dana saya tidak tahu sama sekali, sejak awal saya sepakat dengan pak desa untuk melakukan rapat terlebih dahulu baru dibagikan,” ujar baharuddin kepada nesiapost (18/11).
Lebih lanjut Baharuddin mengungkapkan, sejak terbitnya perjanjian komitmen bersama warga dan pihak perusahaan pihaknya sudah sepakat bersama kepala desa setempat untuk melakukan rapat internal bersama perangkat desa untuk membicarakan penyaluran tersebut.
” mereka tidak sabaran, jadi jangan kami yang dipersalahkan , sementara kami minta rapat dulu , tujuan kami kan bagus biar tertata, data yang diberikan sangat tidak sesuai ,” ujar Kepala BPD pula.











