Nesiapost.com.Sulteng.Parigi – Tepat Kamis, 04 September 2025 pukul 09:09:04 WITA, wilayah Parigi (Kab. Parigi Moutong), Propinsi Sulawesi Tengah diguncang gempabumi tektonik dengan intensitas 4 M selama dua hari ini.
Kepala Stasiun Geofisika Palu Sujabar, S.T., menjelaskan dalam keterangan rilisnya
hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M 4.7.
Episenter gempabumi ini terletak pada koordinat 0.85° LS – 120.29° BT atau tepatnya berlokasi di Teluk Tomini, 13 km arah timur Parigi (Kab. Parigi Moutong), Propinsi Sulawesi Tengah pada kedalaman 5 km.
Adapun jenis dan Mekanisme Gempabumi ini,
dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Sujabar menambahkan, ini merupakan gempabumi Susulan dari rangkaian gempa pada Rabu 3 September 2025 kemarin dengan M 4.8 yang terjadi tepat pukul 07:53:12 WITA. Hingga tanggal 4 September 2025 pukul 09:40:00 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukan adanya aktivitas gempabumi susulan (Aftershock) sebanyak 12 (dua belas) gempabumi susulan dengan kekuatan terbesar M 4,7.
” Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (_normal fault_), Di Kutib dalam rilis, siang ini.
Berdasarkan laporan masyarakat dampak gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III hingga IV MMI di Toboli , dimana getaran ini Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Gempa ini juga dirasakan di kota palu dengan intensitas III MMI dimana (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi Tidak Berpotenai Tsunami.
Akibat dari guncangan tersebut BMKG merekomendas kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
https://nesiapost.com/2025/04/20/gempa-guncang-bahodopi-magnitudo-46-sr-pagi-ini-20-april-2025/
Dan menghimbau agar warga menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.(RN).











