Insiden Ledakan Tungku Anak Perusahaan Baja China Jiangsu Delong Nickel Industry Co. Ltd, Di Morowali Utara Makan Korban

"Berdasarkan keterangan wawancara dengan saksi-saksi, diduga korban saat mengambil slag di tungku 7 smelter 1, slag diduga masih dalam kondisi panas. Sehingga pada saat didinginkan dengan air terjadi ledakan, karena dalam kondisi suhu tinggi," Ungkap Kapolres.

Tampak salah satu perusahaan baja China Jiangsu Delong Nickel Industry Co. Ltd, PT. Gunbuster Nickel Industry (GNI) yang beroperasi Di kabupaten Morowali Utara Propinsi Sulawesi Tengah. (Foto Istimewa)

Nesiapost.Com.Sulteng.Morowali Utara (MORUT) – kembali lagi terjadi insiden di Pabrik peleburan nikel milik Perusahaan baja China Jiangsu Delong Nikel Industry. Co. Ltd.

Dilansir salah satu media online, Ledakan ini terjadi pada Rabu 27 September 2023, insiden ini terjadi di area tungku 7 Smelter 1 pabrik pemurnian nikel PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) Kabupaten Morowali Utara Propinsi Sulawesi Tengah.

Diketahui, terlansir beberapa insiden telah banyak terjadi di pabrik pemurnian nikel milik salah satu pengusaha asal China Tony Zhou Yuan yang juga menjabat sebagai Direktur Operasional PT GNI dimana salah satu anak perusahaan nya terletak Di Kabupaten Konawe Yakni Smelter Virtue Dragon Nickle di kecamatan Morosi.

https://nesiapost.com/2023/09/28/head-of-corporate-communication-pt-gni-mellysa-tanoyo-sampaikan-belasungkawa-atas-insiden-di-pt-gunbuster-morowali-utara/

Akibat insiden tersebut, Kapolres Morowali Utara AKBP Imam Wijayanto , mengungkapkan satu karyawan inisial SHM (21) tewas terbakar. Korban berasal dari Desa Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

“Benar. Korban salah operator ekskavator PT NRP, ” ungkapnya dalam keterangannya kepada salah satu media online, Kamis , (28/09).

https://nesiapost.com/wp-content/uploads/2023/09/VID-20230929-WA0006.mp4

“Berdasarkan keterangan wawancara dengan saksi-saksi, diduga korban saat mengambil slag di tungku 7 smelter 1, slag diduga masih dalam kondisi panas. Sehingga pada saat didinginkan dengan air terjadi ledakan, karena dalam kondisi suhu tinggi,” Ungkap Kapolres.

Setelah ledakan, karyawan berpencar mengamankan diri. Sekitar 5-10 menit kemudian para karyawan dan safety melakukan pemadaman menggunakan Apar dan melakukan pencarian operator yang bekerja di kolam slag tersebut. Korban ditemukan di dalam kolam pendingin slag. Ditemukan juga exsanya dalam kondisi kaca pecah dan pintu kabin sudah terbuka,” jelas Kapolres pula.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *