Syarifudin Hafid Kunker Di Tiga Kecamatan Bahas Evaluasi Kinerja 2022 Dan persoalan Pertambangan

Nesiapost.com.Sulteng.Morowali – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Morowali Syarifudin Hafid SH melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Bungku Pesisir, Kecamatan Bungku selatan dan Kecamatan Sombori serta menui Kepulauan.

Sebagai ketua Tim Syarifuddin Hafid yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Morowali di dampingi anggota DPRD legislatif dari dapil II, diantaranya, Irene ilyas dari partai Golkar, Herlan partai perindo, Bayu partai PBB, dan Yayan dari Partai Demokrat.

Di Hadiri Kepala Camat Bungku Pesisir , Kepala Desa Dan BPD, serta Perwakilan Tokoh Masyarakat Desa Se-kecamatan Bungku Pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Rabu, (21/06).

Dalam sambutannya Syarifudin Hafid mengungkapkan beberapa poin fokus diskusi kunker kali ini lebih membahas tentang evaluasi kinerja APBD Tahun anggaran 2022 dan konsep kegiatan anggaran Tahun 2024, serta permasalahan Tambang yang ada di wilayah kecamatan Bungku Pesisir.

” sebenarnya tujuan kunker ini adalah Kunjungan kerja yang harus banyak dilapangan , tetapi kenapa kami mengundang dulu kepala kepala desa karena sesuai tujuannya evaluasi program kegiatan pemerintah daerah , maka tentu kepala desa yang lebih tau proyek proyek apa kegiatan apa yang ada di Desa tersebut. Tetapi yang kami ingin dengar laporannya itu tentu proyek proyek yang kita evaluasi itu, yang anggaran 2022 dengan catatan tidak selesai atau tidak bermanfaat, ” Ungkap Syarifudin dalam sambutannya.

” Yang kedua juga mungkin permasalahan permasalahan lain karena kita tau di bungku Pesisir ini ada banyak tambang , dan diharapkan juga ada masukan masukan atau penyampaian dari kepala desa atau tokoh masyarakat terkait permasalahan permasalahan tentang urusan pertambangan yang ada di Bungku Pesisir ini, ” Ujar nya pula.

Sarifudi menambahkan kunker kali ini bisa menjadi wadah dalam memperbaiki kinerja dan kebutuhan pemerintah kecamatan lebih baik lagi

” Bahwa kunjungan kerja ini adalah bagian dari pada tugas DPR bagian dari pada pengawasan terhadap pemerintah daerah, kunker ini resmi yang diatur oleh undang undang, sama dengan reses, kalau reses itu penyampaian aspirasi. Kalau hari ini, kami hadir disini ingin mengevaluasi apa yang dikerjakan oleh pemerintah selama tahun 2022 itu yaitu proyek proyek yang ada di Desa kita baik itu yang belum selesai maupun yang kurang bermanfaat, ” Ungkap Syarifudin.

Dalam kesempatan yang sama Bayu yang juga sebagai salah satu legislatif dapil II dari partai PBB tersebut berharap kunjungan kerja ini dapat memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat kecamatan Bungku pesisir utamanya kebutuhan untuk Tahun anggaran 2024

” yang pertama kita mempersiapkan waktu karena kita hanya punya waktu seminggu untuk kunjungan kerja mulai dari kecamatan Bungku Pesisir, kecamatan Bungku selatan, kecamatan Sombori Kepulauan dan Kecamatan menui kepulauan. karena skop satu kecamatan ini kita harus mempersiapkan waktu dilapangan maka waktu itu tidak cukup, ” Ujar Bayu pula.

” karena ketika ada anggaran yang toh misalnya itu multiyears di Tahun 2022 dianggarkan dan di tahun 2023 tidak dianggarkan lagi azas manfaatnya tidak akan dirasakan oleh masyarakat, ” Ujar Bayu .

Selain masalah infrastruktur dan kebutuhan lainnya persoalan agraria juga menjadi fokus diskusi rapat kunker tersebut.

” Dan selanjutnya saya perlu sampaikan ada beberapa juga kunjungan kerja mungkin kita mau lihat dilapangan dan ini sudah menjadi bahan pembicaraan di permukaan, jangan nanti ada yang di tutup – tutupi kebetulan kami berkunjung di Bungku Pesisir, apalagi yang disinggung sama pak ketua, bahwa disini adalah wilayah pertambangan, kalau ada hal – hal yang tidak berpihak kepada masyarakat maka disampaikan ke kita, ” Ungkapnya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *