Nesiapost.Sulteng.Morowali – Anggota DPR RI H.Anwar Hafid M.Si melaksanakan Kunjungan Resesnya di Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam kunjungannya dibeberapa daerah pemilihan, ia juga menyempatkan diri berkunjung ke kampung halamannya bersama Ketua Umum Alkhaeraat Habib Alwi Bin Saggaf Aljufrie.
Dalam pertemuan bersama masyarakat setempat kegiatan ini dirangkaikan untuk menyambut isra Mijr’aj dan Haul tahlil tabligh Akbar mengenang mendiang kedua orang tuanya di Desa Wosu kabupaten Morowali , Kamis, (03/03).
pada gelar takbir Akbar ini, dikisahkan pendamping setia Ketua Utama Al Khareaat mendiang Al Mukkaram Habib Aseggaf Bin Muhammad Al jufrie , Al ustad Abdulrahman menggambar tentang kesetiaan Mendiang Almarhum Abdul Hafid Bin Asbah Ayah dari Anwar Hafid saat menyiarkan alkhairaat selama mendampingi guru tua diwilayah Morowali dan sekitarnya.
” Dalam alkisah ini kita mengulur kembali sejarah jauh sebelumnya ditahun 1980-an terkait dengan peranan almarhum dalam membuka alkhairaat dan mendampingi guru tua dan itu yang merupakan amal yang sangat luar biasa di mata Rasulullah Salallhu alai wasssalam”, ujar ustad Abdulrahman dalam sambutannya usai melaksanakan tahlil dipendopo kediaman anwar hafid (03/03/2022).
Abdurahman juga menggambarkan sebuah perjalanannya saat mendampingi mendiang Al Mukkaram Habib Aseggaf Bin Muhammad Al jufrie pertama kalinya ditahun 2007 saat pelaksanaan haul pertama didesa wosu Morowali,dimana beberapa pertemuan Haul Al khairaat yang diselenggarakan oleh pengurus alkhairaat Morowali didesa wosu kala itu dan dihadiri langsung oleh wapres Budiono.
” Sampai sampai wapres Budiono mengatakan saya Bangga dengan seorang bupati yang bisa mendatangkan wapres Budiono di ibukota kecamatan , saya bangga karena ia bisa memperjuangkan sebuah yayasan tua yang bergerak tanpa ada ketergantungan sama negara,” ujar abdurrrahman dalam sambutannya.
Dalam perjalanan itu ia menggambarkan bagaimana siar alkhairaat dilakukan dengan susah payah tanpa fasilitas dan bantuan apapun dengan semangat siar ilmu Islam di kabupaten Morowali bersama mendiang almarhum ayahanda Anwar hafid.
” Melalui jalur tempuh yang begitu lama dan perjalan berhari hari sampai kebungku tanpa fasilitas negara itu yang membuat saya hadir di kecamatan Bungku,” ujar wapres Budiono, di kutib abdurahman dalam perjalanan alkhairaat dikota Bungku.
Dikesempatan yang sama, Ketua Umum Alkhaeraat Habib Alwi Bin Saggaf Aljufrie , dalam ceramahnya juga menggambarkan bahwa pertemuan ini juga menjadi wadah silaturahmi bersama dengan memanjatkan doa untuk mereka yang telah berpulang kepangkuan yang maha kuasa, meskipun pertemuan tatap muka baru pertama dilkukannya bersama Anwar hafid.
” Meskipun ini pertemuan tatap muka saya bersama Anwar hafid pertama kali, namun kita juga bisa melakukan pertemuan dalam doa seperti pesan almarhum ayahanda saya ” ya Alwi jangan kau lupa untuk mendoakan guru guru alkhairaat dan semua orang orang yang membantu alkhairaat, dalam doamu selipkan untuk mereka ,” sambut Habib Alwi dalam ceramahnya pula.
Lebih lanjut, Habib Alwi menambahkan bahwa pertemuan silaturahmi juga memiliki kemulian yang besar dikutibnya seperti kata Rasulullah ” barang siapa yang menginginkan dilapangkan rezekynya dan dipanjangkan umurnya maka hendaknya dia menjalin silaturahmi” , dan tidak dipungkiri tempat seperti ini untuk menjadi kita bisa bersilaturahmi, ujar habib Alwi pula.
Dalam kesempatan lain H Anwar hafid diwawancara media mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memanjatkan doa kepada orang tua tercintanya.
” Selain memperingati isra dan mi’raj saya berkesempatan tahlil biar orang tua tercinta disela waktu reses yang saya lakukan di propinsi Sulawesi tengah,” ujar Anwar hafid kepada awak media usai melaksanakan tahlilan bersama dikediamannya didesa wosu.











