Nesiapost. Com.Sulteng.Morowali – Ketegangan yang terjadi di batas pesisir wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) dan wilayah Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Desa Matarape,kecamatan Sombori Kepulauan, cukup memanas , warga desa setempat menginvasi jalan hauling serta tersus Jetty milik perusahaan nikel PT Kacci Purnama Indah (PT KPI), Jumat, (2/10/2026).
Aksi protes sempat memanas hingga berujung pembakaran alat berat dan kendaraan lainnya, terdapat insiden berat kepada salah satu warga juga tak terelakkan. perlawanan ini juga dipicu atas aksi Pengrusakan Mobil milik warga yang dilakukan oleh Join Operasional (JO) PT. Askon (Astima Konstruksi).
http://PT BKP Divonis Hakim Bayar Rp 11 Miliar Terkait Kasus Batu Bara
Aksi tersebut dipicu akibat persoalan tuntutan warga yang tidak dipenuhi, sebelumnya aksi protes ini telah dilayangkan sejak beberapa bulan lalu, utamanya terkait persoalan debu dan kompensasi lainnya.
Guna meredam Potensi konflik, Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini, S.I.K.,, mengungkapkan, saat ini kepolisian Resor (Polres) Morowali mengambil langkah cepat menyusul ketegangan yang memanas di sekitar area operasional PT Askon, ia pun menghimbau agar warga Desa Matarape untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
http://Imbauan Kapolda Lampung Tembak Di Tempat Penjahat Brutal, Harus Diapresiasi
Menanggapi situasi yang kian rentan, Kapolres Morowali menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan tengah berupaya keras mengendalikan situasi di lapangan secara persuasif namun tetap tegas.
Selain personil Polres Morowali, personil Polres Konawe Utara juga dilibatkan dalam pengamanan di lokasi mengingat Polres tersebut yang paling terdekat dari site PT Askon.
” Kami meminta kepada seluruh masyarakat di Desa Matarape agar senantiasa menahan diri, tidak mudah terpancing oleh provokasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan persoalan ini kepada pihak berwenang. Jangan sampai ada tindakan main hakim sendiri yang justru merugikan masyarakat luas dan melanggar hukum,” Ungkap AKBP Reza Khomeini, dalam. Keterangan rilisnya kepada awak media.
http://ESDEM Sulteng Warning RKAB MBLB 2026 Wajib Penuhi Tiga syarat, Utamanya Aspek lingkungan
Diketahui, Luas wilayah IUP milik PT Kacci Purnama Indah (PT KPI) tercatat sebesar 419 Hektar (Ha) yang areanya secara geografis mencakup perbatasan wilayah administrasi Sulawesi Tenggara (Konawe Utara) dan Sulawesi Tengah (Morowali).
Peran PT Askon diarea ini hanya bertindak sebagai kontraktor mining (mining contractor) atau penyedia alat berat yang bergerak berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK).
Adapun secara administratif, koordinat IUP-nya berada di area Desa Tambakua dan Desa Lameruru, Konawe Utara (Sulawesi Tenggara), namun aktivitas hauling (pengangkutan) dan pelabuhan khusus/dermaga (jetty) dibangun menembus ke wilayah Desa Matarape, Sombori Kepulauan, Morowali (Sulawesi Tengah).(RN)











