BADUNG.Nesiapost.com – Lingkungan usaha Toya Ubus Ecopark and Waterfall baru-baru ini menggelar kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Mandiri bertempat di ruang utama gedung Toya Ubud di Desa Kenderan, Ubud Gianyar, Bali.
Kegiatan bertajuk: “Membangun Etos Kerja Kepariwisataan” selain melibatkan puluhan staf dan karyawan Toya Ubud, juga menghadirkan pembicara seperti I Nenagh Rata Artana, Ni Kadek Dwi Astuti, Dr. I Made Dwi Adnyana.
Selain juga nampak hadir Bramono Sitanggang Ketua Media Online Indonesia (MIO) provinsi Bali beserta para pemilik dan perwakilan media online, yang selama ini menjadi mitra usaha Toya Ubud.
“ Kami (MIO Bali) berkomitmen mengawal pariwisata di Bali melalui pemberitaan positif,” kata Bramono kepada awak media seusai acara.
Kemitraan itupun diakui oleh I Nengah Rata Artana dan pihak PKM Toya Ubud, bahwa sejauh ini MIO Bali telah berperan aktif mengawal kepariwisataan Bali. Hal itu bardampak positif, di mana kemudian layanan bidang jasa pariwisata meningkat, dan telah terjadi pula peningkatan kualitas SDM-nya.
Sebelumnya, sebagai pemateri acara yang di gelar Toya Ubud, I Nengah Rata Artana menyampaikan informasi dan pengetahuan terkait bidang usaha wisata kepada peserta PMK Mandiri.
Dia berharap staf dan karyawan Toya Ubud memahami budaya, sehingga akan tercipta suasana kerja yang berbudaya dan berintegritas, sejalan dengan Sapta Karya Kepariwisataan Indonesia.
“ Bekerja juga bisa ditinjau dari aspek spiritual, bukan sekedar aktivitas ekonomi, juga bukan pula kewajiban social. Tapi bekerja bisa dimaknai sebagai sarana panggilan dan pengembangan jiwa,” urai Rata Artana dalam pemaparannya kepada peserta PMK Mandiri. (Bram/Sinano)











