GRD Morowali Orasi di DPRD, Tuntut Enam Poin Terhadap PT HM

GRD Morowali bersama warga melakukan aksi protes dengan membakar ban di pelataran kantor DPRD Morowali, kamis 2 Oktober 2025.

Nesiapost.Com.Sulteng.Morowali – Gerakan Revolusi Demokratik Komite Kabupaten Morowali (GRD KK-MOROWALI), bersama puluhan warga melakukan aksi protes dengan membakar dua Ban Mobil di pelataran gedung DPRD Morowali, Kamis, (02/10/2025).

Ketua GRD Amrin menjelaskan, aksi ini dilakukan untuk mendorong dewan setempat agar mengawal aspirasi warga dalam menuntut perusahaan PT.Hengjaya Mineralindo yang terletak di wilayah Desa Tangofa, kecamatan Bungku Pesisir, Morowali.

Dikutib berita acara hasil pertemuan bersama anggota dewan setempat, beberapa poin tuntutan diantaranya terkait penyelesaian kompensasi tanam tumbuh yang berada di area konsesi IPKKH milik PT. HM saat ini.

” Menuntut konpensansi lahan perkebunan dan tanam tumbuh petani lingkar tambang PT. Heng Jaya Mineralindo diselesaikan, ” Ungkap Amron, kepada awak mediamedia, Kamis, (02/10).

Dalam berita acara tersebut, amrin juga menuntut, agar pihak PT. HM melakukan sosialisasi pembangunan smelter, amdal, pemberdayaan rekrutmen tenaga kerja, serta menghentikan segala aktivitas tambang ilegal diarea kreser,

Pada pertemuan bersama perwakilan dewan setempat, Amrin menjelaskan, tuntutan lainnya juga terkait transparasi luas Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan yang berada di dalam area perusahaan pertambangan.

” Menolak peningkatan produksi dua puluh juta ton tanpa persetujuan masyarakat, dan menuntut realisasi royalti yang telah disepakati, kami juga mendesak gubernur agar melakukan Pengawasan terhadap PT HM, ” Jelas Amrin pula.(RN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *